Headlines News :
Powered by Blogger.
    Showing posts with label news. Show all posts
    Showing posts with label news. Show all posts

    LEMBANG MACET 7 KM

    Arus lalu lintas menuju Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (21/08) kembali mengalami lonjakan. Ribuan kendaraan roda empat mengular, sejak pagi. Antrian kendaraan bahkan terjadi mulai jalan Setiabudi Bandung, Ledeng, hingga menuju kawasan Lembang.

    Memasuki Lembang, arus kendaraan tersendat, karena adanya penyempitan jalur, sementara jumlah kendaraan wisatawan yang menuju kawasan tersebut terus bertambah. Akibatnya, kemacetan lalu lintas sepanjang 7 kilometer tidak bisa dihindari.

    Untuk mengurai kemacetan, polisi memasang median jalan di sekitar Lembang. Kemacetan arus lalu lintas diperkirakan akan terus tejadi, hingga masa liburan idul fitri berakhir. *yw

    JASA PENITIPAN HEWAN

    Anda akan mudik, namun bingung meninggalkan binatang kesayangan? Sepertinya hal tersebut kini tidak jadi masalah. Binatang peliharaan anda akan aman dan terawat dengan cara menitipkannya di tempat penitipan hewan. Anda pun dapat mudik tanpa khawatir binatang peliharaan tidak terurus.

    Di Bandung, tempat penitipan hewan peliharaan tergolong masih sulit ditemui. Selidik demi selidik, Tim BandungDua, akhirnya menemukan sebuah tempat yang menawarkan jasa penitipan hewan di kawasan Jalan Cikapayang Bandung. Di tempat ini, dalam satu minggu terakhir banyak didatangi pemilik hewan peliharaan yang akan menitipkan binatang kesayangan mereka.

    Beberapa pemilik hewan, bahkan jauh jauh hari telah menitipkan binatang peliharaan, seperti anjing, kucing dan kelinci. Selain dirawat, binatang yang anda titipkan akan dijaga kesehatannya.

    Mengenai harga, sebanding dengan perawatan yang ditawarkan. Anda cukup membayar 40 hingga 50 ribu per hari, tergantung binatang yang dititipkan.

    Jangan lupa, usai mudik jemput lagi binatang kesayangan anda. Hehehehehe.

    Kemana Harus Mencari Gas

    CIMAHI - Ada apa dengan konversi minyak tanah ke gas. Program pemerintah ini, berkesan tidak serius dan kini malah membuat beban bagi masyarakat. Betapa tidak, gas 3 kilogram yang jadi pengganti minyak tanah, semakin hari semakin sulit didapat di tingkat pengecer. Sementara untuk mencari minyak tanah juga lebih sulit lagi.

    Janji pemerintah menjaga ketersediaan dan harga gas ukuran tabung 3 kilogram, mudah didapat lebih murah dari harga minyak tanah masih belum dirasakan masyarakat. Seperti di Cimahi, harga gas ukuran melon tersebut sekarang mencapai 20 ribu rupiah per tabung di tingkat pengecer, sedangkan di tingkat agen berkisar 14 ribu rupiah.

    Sulitnya mendapatkan gas sudah dirasakan warga Cimahi sejak satu bulan terakhir. Seorang warga, Fatimah, menuturkan ia sejak Sabtu lalu mengantri di agen gas jalan Kebon Kalapa, kota Cimahi. Namun, Fatimah harus kecewa karena tidak kunjung kebagian jatah.

    Sementara menurut pengelola agen, Asep, pasokan gas dari pertamina selalu habis diserbu para pengecer. Pihak agen terpaksa membagi rata agar semua kebagian. Tetapi masih ada beberapa pengecer yang harus gigit jari. “... hingga kini belum ada kepastian, kapan mendapatkan pasokan tambahan..” tambah Asep.

    Tentu butuh tindakan cepat dari pemerintah. Semoga kondisi ini tidak berlanjut, lantaran rakyat miskin lah yang paling merasakan dampaknya.

    Tembok Ambruk, Anak 5 Tahun Tewas

    Bandung – Alia Amanda, anak 5 tahun tewas akibat rumahnya ambruk tertimpa benteng penahan tebing, di Rancabentang, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap,Bandung. Selain menewaskan Alia, 5 orang lainnya terluka dalam peristiwa tersebut, yakni suami-istri, Endang (40) dan Ai Atikah (30), serta ketiga sudara Alia, masing masing Andika (9 bulan), Sasa (2), Nira (10).
    Peristiwa tragis ini terjadi Rabu malam (2/5/2012), sekitar pukul 21.30 Wib. Saat itu, kawasan Ciumbuleuit diguyur hujan deras. Usai hujan reda, tiba-tiba benteng setinggi 4 meter dan lebar 12 meter milik Sutanto roboh menimpa rumah gubuk milik Endang.
    Menurut saksi mata, Sarde, yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian, “keenam korban yang sedang berada dalam gubuk tidak sempat menyelamatkan diri”. “Warga pun langsung berdatangan untuk menolong para korban”, tambah Sarde.

    Atas kejadian ini, Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda memerintahkan “bangunan yang berada di atas tebing disegel” karena diduga tidak memiliki ijin. “Pemilik bangunan harus bertanggungjawab dan akan dilakukan penyelidikan. Jika terbukti ada faktor kelalaian, pemilik bangunan akan diproses secara hukum karena telah menyebabkan hilangnya satu nyawa..” tegas Ayi.

    Jenazah Alia Kamis pagi (3/5) dimakamkan di Pemakaman Umum Kebon Opat Cidadap, sedangkan Endang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Salamun, karena mengalami patah tulang. (dh)

    Bantu Nenek, Anak SD Putus Sekolah

    BANDUNG - Di tengah gencarnya program pendidikan dasar 9 tahun, serta meningkatnya alokasi APBN dan APBD 2012 untuk pendidikan, hingga 20 %, ternyata masih ada sebagian anak di negeri ini yang berhenti mengenyam pendidikan.

    Ironis..., bukan di daerah terpencil atau yang sukar dijangkau, tapi kondisi tersebut terjadi di Kota Bandung, dilingkungan rumah-rumah milik orang kaya.

    Akbar Faisal (9) warga Sukasari, Bandung, telah satu tahun putus sekolah, sejak kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Cipedes. Kesulitan ekonomi memaksa anak dari pasangan Amin dan Cicih membantu keluarga mencari nafkah. Kini, sehari-hari Akbar membantu neneknya berjualan makanan.

    Sementara kedua orang tua Akbar yang hanya kuli bangunan dan pembantu rumah tangga, tidak mampu memenuhi kebutuhan 7 anak mereka.

    Akbar mungkin hanya sepenggal contoh dan mungkin masih banyak “Akbar Akbar” lainya, bernasib sama.

    Lalu, siapakah yang peduli atas nasib anak bangsa ini?

    SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL

    Buruh Saling Dorong dengan Polisi

    Cimahi - Ratusan buruh kota Cimahi, Selasa pagi (1/5) sempat terlibat saling dorong dengan polisi di depan Pabrik Kahatex, Cimahi. Massa berusaha masuk pabrik untuk mengajak rekan mereka berunjuk rasa, namun dihadang barikade polisi. Ketegangan kedua kubu mereda, setelah pihak manajeman pabrik mempersilakan sejumlah perwakilan untuk bergabung.


    Massa kemudian konvoi dari kawasan industri Cigondewah dan Cibaligo menuju Gedung Sate Bandung dengan pengawalan polisi.


    Menyambut Mayday – Hari Buruh Sedunia – tahun ini, buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia menuntut (1) peningkatan kesejahteraan kaum buruh, (2) penghapusan sistem kerja kontrak, (3) agar tanggal 1 Mei dijadikan hari libur nasional.

    NOSTALGIA BANDOENG TEMPO DOELOE

    Di jaman serba modern ini, barang-barang klasik alias jadul memang terbilang sulit kita temui. Tak terkecuali bagi para kolektor barang antik, jika pun ada harga yang ditawarkanpun tentunya tidak murah. Pemandangan barang-barang antik ini menjadi salah satu bagian dari festival yang bertajuk bandung baheula. Selain berburu koleksi barang antik, para pengunjung juga serasa dihipnotis untuk kembali ke masa lampau.

    Aneka barang antik seperti jam, telepon, radio, uang kertas, perangko serta permainan ini, bisa jadi termasuk barang yang sulit dan klasik. Para kolektor harus rela berburu ke pelosok daerah, bahkan ke luar negeri untuk mendapatkanya.


    Namun ambisi para penggemar barang antik untuk mendapatkan barang yang terbilang memiliki guratan sejarah itu, sejenak dapat terpenuhi dalam helaran acara yang bertajuk, Festival Bandoeng Baheula, yang di gelar di sebuah komplek perumahan mewah di kawasan padalarang, kabupaten bandung barat.

    Dalam festival ini, ratusan koleksi barang antik dijajakan para kolektor dari mulai peralatan rumah tangga, kalender bekas, majalah, komik, dan masih banyak lagi jenis barang jadul lainnya yang memang berjaya di masanya. Tidak hanya produk buatan negeri, di tempat ini juga dijajakan barang-barang kuno buatan luar negeri yang tentunya memiliki nilai sejarah, semakin langka barang tersebut, maka semakin tinggi pula nilai jualnya.


    Selain berburu barang antik, para pengunjung yang datang ke festival ini juga seklaigus diajak bernostalgia layaknya berada di jaman dulu, pasalnya, hampir 99 persen barang yang dijajakan di festval tersebut

    diproduksi di era 70-80 an, unik bukan?.


    Tema bandung baheula sendiri sengaja dipilih untuk mengenang kembali produk-produk kejayaan masa lampau serta mengajak masyarakat untuk menjaga nilai sejarah dari sebuah barang jadul yang memang hanya dianggap sebagai barang usang. Siapa yang mengira barang usang jiga disimpan dengan apik, suatu saat kelak tidak mustahil banyak kolektor barang antik yang berani membeli dengan harga tinggi (bil)

    TIM SEPEDA SRIKANDI


    Suasana haru bercambur gembira terpancar dari 21 peserta tim sepeda Srikandi usai menempuh perjalanan sepanjang 600 km dari kota jepara menuju kota bandung.

    21 orang tim sepeda srikandi tiba di gedung PKK, jalan Soekarno Hatta ,bandung, sekitar pukul 19.00, Jum’at Malam, dengan pengawalan petugas kepolisian.

    Peserta tim sepeda ini merupakan perwakilan warga dari berbagai kalangan yang berasal dari Jabodetabek, Bandung,dan, Jepara, setelah lolos seleksi guna bergabung dalam Tim Sepeda Kartini.

    Perjalanan ratusan kilometer tersebut mereka lakukan dalam rangka memperingati Hari Kartini.

    Menurut seorang peserta, Erna Mardiati, meski sempat ragu, dirinya mengaku senang bisa sampai ke Kota Bandung dengan selamat, tanpa hambatan yang berarti. “Kegigihan ini belum seberapa, jika dibandingkan dengan perjuangan Kartini” ujar Erna.

    Setelah tiba di Kota Bandung, para peserta kemudian akan ziarah ke makam Dewi Sartika, sebagai bentuk perhormatan atas jasa beliau dalam memperjuangan kaum perempuan. (jo) 

    Dilematik Apatisme Hingga Propaganda Kapitalisme

    Yang miskin semakin miskin yang kaya semakin berkuasa, Ungkapan itu adalah realita yang terjadi pada jaman sekarang di negeri ini. Semua itu disebabkan keterjebakan kepada sebuah sistem yang menghisap darah rakyat sampai titik penghabisan sehingga tidak bisa menghirup kebebasan bepikir dan terus terbodohi meskipun untuk sekejab. Dimulai dari unsur yang kecil hingga besar yang begitu leluasa memanfaatkan ‘ladang dan keringat’ rakyat kecil.

    Lihatlah di kota ini orang-orang sibuk mencari sesuatu yang tidak jelas arah, yang lainnya sibuk menghambur-hamburkan kekayaan tetapi tidak melihatkah kalian masih tidak sedikit orang yang terhimpit kemiskinan dan berharap hanya pada nasi aking! Ironisnya yang miskin begitu senang akan pembodohan era Indonesian Idol, sinetron Indonesia dan pembodohan oleh media yang beribu ragam cara.


    Apa sikapmu? apa yang bisa kamu perbuat? Apa hanya akan berdiam diri? Dan tak sadar akan kemampuan dirimu lebih dari sekedar meminta, penikmat kesesatan dan penjilat sekalipun.

    Tragis memang di negeri ini dari era pembohongan sejarah ,era reformasi yang hinggap seperti sampah hingga saat ini jaman yang begitu kental dengan pembodohan di negeri ini, masih saja ada orang yang bisa berdiam diri menikmati kebodohannya bahkan dengan ketidaktenangan oleh kemiskinan atau mungkin dengan kemewahan yang telah mendustakan pemikiran mereka untuk berpikir jernih.

    Hey sobat mirip apa mereka? Mereka hanyalah pecundang yang berbentuk manusia yang hanya bisa berdiam diri, tanpa sadar dan tidak sadar mengetahui bahwa dirinya adalah sebungkal sampah didalam gundukan sampah, dan hanya berpikir materialisme adalah segala-galanya.

    Hey saat ini kenapa kau masih saja tertidur? Apa karena hilang rasa? Atau kau sudah terbius dokma penyesatan sehingga dirimu sudah benar-benar tak terkendali? Atau jangan-jangan mentalmu hanya sebagai peminta yang bahkan mungkin lebih hina dari para penjilat sekalipun sebagai penikmat kesesatan itu sendiri sehingga tidak ada seutas pikiran dibenakmu akan sesuatu kebenaran.

    Astagfirullah Al adzim. Sekalipun kita berada di negeri antah berantah tapi ini bumi milik Allah SWT tempat kita berpijak yang memerlukan naungan kebenaran dan keadilan. Maka kembalilah kalian pada jalan kebenaran yaitu Islam. Rahmatan Lil Alamin. Bersatulah umat islam.
    (source: Denons 110412 - www.pmdivision.com)
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. BandungDua - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger